Workshop | 13 March, 2026

Universitas Bakrie Dorong Publikasi Riset Internasional melalui Webinar AI in Academic Translation

Jakarta, 12 Maret 2026. Bakrie Language Solutions (BLS) Universitas Bakrie menyelenggarakan webinar bertemakan “AI in Academic Translation: Using AI Wisely to Publish Your Academic Article in English.” Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 12 Maret 2026, dengan tujuan memberikan wawasan kepada akademisi dan peneliti mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara bijak dalam proses penerjemahan dan publikasi karya ilmiah berbahasa Inggris.

Webinar ini menghadirkan Dr. Joice Yulinda Luke, S.Pd., M.Hum, Section Head of International Book and Conference dari Research and Technology Transfer Office Bina Nusantara University sebagai pembicara utama, serta dipandu oleh Ovalia Rukmana, Ph.D., selaku Head of Bakrie Language Solutions Universitas Bakrie.

Dalam pemaparannya, Dr. Joice menjelaskan bahwa perkembangan AI, khususnya teknologi Neural Machine Translation telah membawa perubahan signifikan dalam dunia penerjemahan akademik. Teknologi ini memungkinkan peneliti untuk menerjemahkan naskah penelitian dari satu bahasa ke bahasa lain secara lebih cepat dengan bantuan sistem berbasis jaringan saraf yang mampu memprediksi konteks dan struktur kalimat.

Namun, penggunaan AI dalam penerjemahan akademik tetap memerlukan evaluasi dan penyuntingan oleh manusia, terutama untuk memastikan ketepatan terminologi ilmiah, alur argumentasi, serta nuansa akademik dalam tulisan. Dengan pendekatan yang tepat, AI dapat menjadi alat bantu yang efektif bagi peneliti dalam menyiapkan naskah penelitian agar siap dipublikasikan di jurnal internasional.

Melalui webinar ini, Bakrie Language Solutions Universitas Bakrie berharap sivitas akademika semakin memahami pemanfaatan teknologi AI secara etis dan efektif dalam proses publikasi ilmiah. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen Universitas Bakrie dalam mendorong peningkatan kualitas publikasi riset yang berdampak, serta memperluas kontribusi karya ilmiah Indonesia di tingkat global.

«Back to News